WILUJENG SUMPING

Minggu, 20 November 2011

aku berusia 11 hari

Lewat dari beberapa hari dan malam aku terlena
Lewat dari beberapa minggu,bulan, dan tahun aku tertidur
Lewat dari itu semua aku terpaku
Aku terlalu bodoh melewatkan semuanya
Mengabaikan cinta yang kumiliki

Perjalananku panjang namun ringan, tapi akan berat pada akhirnya
Beban ranting yang kupikul sendiri hingga aku akhirnya pengap
Ranting itu bukan ranting kecil yang kutemui di sepanjang jalan lagi
Ranting itu mengalahkan gunung Himalaya dan laut mediterania
Sampai aku tak bisa melihat lagi hatiku

Bodohnya diriku memang membuat semut yang bertasbih tertawa
Kelalaian yang ada padaku dipagi buta telah membuaiku
Hingga waktu pantas mencemoohku dan menjeratku di karotis

Sungguh dalam keadaan haus yang sangat
Aku tak menemukan apapun selain kegelisahan dan ketidaktahuan
Ketidakberdayaanku tak bisa berteriak barang 20 herzt pun
Semuanya sepi padahal kutahu ramai ada disekelilingku
Tapi aku sendiri terpuruk terperosok menuju labirin yang tak kukenal

Kaku rasanya lengan untuk melambai pada mereka
Kata-kata terkunci
Semua menjadi berhenti untuk diriku sendiri

Hingga ayat-ayat kerinduan membawaku kembali untuk terlahir
Seperti angin sejuk membalut ragaku yang lemas
Ayat itu mengembalikan cahaya dalam jiwaku
Ayat itu memberiku air yang selama ini aku butuhkan
Sampai aku membuka mata dikehidupan yang baru

Lewat dari semua itu aku berusia 11 hari

Resensi


I Identitas Buku
            Judul Buku                  :   Kemampuan Menulis & Berbicara Akademik
            Pengarang                   :   Yunus Abidin
            Tahun Terbit               :   Cetakan I  Februari 2009
                                                  Cetakan II September 2010
            Penerbit                      :  RIZQI PRESS
            Jml. Halaman              :  239 halaman
            Edisi Buku                  :  Edisi Revisi


            Bab VI dalam buku ini berisi tentang Kemampuan Berbicara di Muka Umum. Berbicara merupakan suatu keterampilan berbahasa dan keterampilan berbicara merupakan anak kompeten yang harus dimiliki oleh setiap orang apalagi pelajar.
            Jenis-jenis berbicara di muka umum meliputi:
1.      Berbicara untuk melaporkan
2.      Berbicara secara kekeluargaan
3.      Berbicara meyakinkan
4.      Berbicara merundingkan
Kriteria keberhasilan berbicara di muka umum meliputi:
1.      Pengertian
2.      Kesenangan
3.      Pengaruh pada sikap
4.      Terciptanya hubungan social
5.      Tindakan
Prasyarat  berbicara di muka umum
1.      Prasyarat Organis
2.      Prasyarat Retoris
3.      Prasyarat Psikologis
Teknik berbicara di muka umum
1.      Pendekatan permulaan
2.      Mengatasi kegugupan atau demam panggung
3.      Membuat pendengar tertarik
4.      Jagalah ketepatan berbicara
Bab VI dalam buku Yunus Abidin ini menyampaikan informasi yang lengkap dan disampaikan secara detail. Namun Bab VI ini tidak dilengkapi dengan soal-soal yang dapat mengevaluasi pembaca dalam memahami isi buku, dan penjabaran yang monoton membuat pembaca merasa jenuh dalam memahami isi buku.
Buku ini menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan struktur kata yang logis dan baku.
Keberadaan buku ini sangat penting untuk dibaca, karena isi dari buku sudah mencampai standar informasi yang dibutuhkan. Buku ini juga bisa dijadikan sebagai sumber referensi.
Bagi mahasiswa, buku ini cocok digunakan dalam perkuliahan, Apabila kita membaca buku ini, akan begitu banyak informasi yang didapat. Para pembaca sebaiknya langsung membaca buku ini untuk lebih mengetahui secara detail mengenai berbicara di muka umum.
Bab XI ini merupakan BAB terakhir dari Buku Kemampuan Menulis & Berbicara di Muka Umum karya Yunus Abidin. Bab ini berisi tentang paragraph bahasa Indonesia. dalam bab ini pengarang mengupas dan memaparkan tentang pengertian paragraph dan unsure-unsur paragraph, ciri dan syarat paragraph, kegunaan paragraph, macam-macam paragraph dan tentang pengembangan paragraph.
Bab ini dilengkapi dengan contoh-contoh dan ilustrasi informasi sehingga menstimulasi imajinasi kita untuk bekerja lalu dapat lebih mudah memahami isi Bab XI dalam buku ini. Bab ini juga lebih komunikatif, sehingga pembaca lebih ikut berada dalam tulisan pengarang. Namun, Bab ini tidak dilengkapi soal-soal sebagai hasil evaluasi pemahaman pembaca.
Pngarang menggunakan bahasa yang baku, dengan kata-kata yang lagis dan efektif. Bahasanya runtut dan jelas sehingga dapat lebih mudah dipahami pembaca.
Buku ini sangat penting untuk dibaca dengan informasi-informasi yang lengkap dan disampaikan dengan jelas kepada pembacanya.
Bagi mahasiswa, buku ini cocok digunakan dalam perkuliahan, Apabila kita membaca buku ini, akan begitu banyak informasi yang didapat. Para pembaca sebaiknya langsung membaca buku ini untuk lebih mengetahui secara detail mengenai Paragraf Bahasa Indonesia.